PROSES MODEL
SISTEM PENDIDIKAN INTERVENTIF
(Sebuah Pengantar)

Pada Model Sistem Pendidikan Interventif, pembinaan orang tua dapat dibantu dengan kegiatan tutorial yang dilakukan secara berkelompok. Tujuan dari kegiatan tutorial pada Pendidikan Interventif adalah membina orang tua agar memiliki pemahaman, motivasi, dan keterampilan yang diperlukan dalam mendidik anak. Tutor yang bertugas membina para orang tua adalah para tenaga profesional yang beragama Islam, memahami dan mengamalkan nilai-nilai Islam, menguasai materi pendidikan, dan telah mengikuti program pelatihan. Dengan pembinaan ini diharapkan orang tua dapat kembali pada kedudukannya sebagai pembina generasi penerus.
Peran Orang Tua
Dapat dikatakan bahwa peran ayah dan ibu adalah equal. Masing-masing memiliki porsi yang saling melengkapi dalam langkah menuju keberhasilan pendidikan. Jelas sekali bahwa orang tua, baik ibu maupun ayah, memiliki peran penting dalam menentukan strategi pada proses pendidikan anaknya. Terdapat beberapa peran orang tua ketika di rumah yang perlu diketahui, agar mendidik anak menjadi lebih sempurna. Ayah dan peran ibu dalam mendidik dan mengarahkan anak perlu mengetahui bagaimana mendidik anak, ketika berada di rumah, sekolah dan masyarakat.
Fungsi Orang Tua
Secara umum fungsi orang tua baik ayah maupun ibu adalah sebagai guru, teman, motivator dan manajer. Sedangkan secara khusus orang tua memiliki fungsi yang saling melengkapi, yaitu sebagai ayah dan ibu. Namun, dalam pelaksanaannya, seberapa jauh mereka dapat menjalankan peran dan fungsinya, bergantung pada pemahaman tentang peran dan
fungsinya tersebut. Makin baik pemahamannya, makin baiklah aktualisasi dan usaha yang dilakukan, serta tanggung jawabnya terhadap langkah-langkah yang diambil.



