Pelatihan di BATAM
Pada tanggal 10 April 2010 Bunyan mengadakan kunjungan ke BATAM, untuk membicarakan proyek yang akan dilaksanakan di BATAM. Selain itu Bunyan datang ke BATAM dikarenakn ada undangan unutk mengisi pelatihan di Taman Hijau BATAM. Selama di BATAM, Bunyan melakukan berbagai aktivitas antara lain :
Hari Pertama, 10 April 2010
Pukul 08.00 – 11.00 WIB
Pertemuan Parenting SDIT Ullil Albab yang diadakan di aula SDIT Ullil Albab BATAM dengan tema “Jangan cemas nak, kamu tidak sendirian” oleh Farida Susantina,SP. Acara ini dihadiri oleh 20 orang peserta yang membahas mengenai apa saja peran orang tua yang membuat anak nyaman dan tidak merasa cemas, orang tua mempunyai peran diantaranya: melindungi, mengembangkan, merawat dan memelihara anak, dan perlindungan kasih sayang Allah.
Kemudian acara dilanjutkan dengan sessi tanya jawab
Pukul 11.00 – 13.00 WIB
Pada sessi kedua acara di pimpin oleh Ibu Dra. Djauharah Bawazir,Psi.,M.Pd untuk membuka Grand Opening PGTK Ar Risalah yang di hadiri oleh 30 mahasiswa PGTK yang bertempat di PGTK Ar Risalah. Materi yang di bahas oleh Dra. Djauharah Bawazir antara lain : figur seorang pendidik dan 5 sifat asasi seorang pendidik.
Pukul 14.00 – 16.00 WIB
Rapat Yayasan As Shofwah dengan Yayasan Bunyan bekerjasama dengan Yayasan Generasi Gemilang, dalam rapat ini di hadiri oleh beberapa perwakilan antara lain : Pak Rauf selaku ketua Yayasan Generasi Gemilang, Pak Isfir dan Pak Wargo selaku Pembina serta Pak Irfan selaku bendahara Yayasan Generasi Gemilang. Rapat ini membicarakan mengenai pembebasan tanah seluas 3500 M, dan dibangunnya Islamic Centre BATAM sebagai pusat Dakwah.
Hari Kedua, 11 April 2010
Pada hari kedua di pagi harinya Yayasan Bunyan mengunjungi Pulau Bolu untuk bersilaturahim dengan penduduk yang ada di sana sekaligus membicarakan program pendidikan anak usia dini dan pembinaan ortu di sana, acara ini dihadiri oleh 7 orang. Pada sore harinya kami mengunjungi DSDUA (Dompet Sosial Ullil Albab) yang dihadiri oleh pengurus DSDUA yaitu Bu Nur beserta suaminya untuk membicarakan koordinasi PAUD di BATAM dan silaturahim.
Hari Ketiga, 12 April 2010
Pada hari ketiga Yayasan Bunyan di undang untuk menjadi pembicara pada Pelatihan di Taman Hijau BATAM, Acara dihadiri sekitar 15 peserta perwakilan dari guru TK Taman Hijau 5 orang, 4 orang guru PAUD DSDUA dan 6 orang dari wali murid TK Taman Hijau.
Session Pertama
Pukul 09.00 – 11.00 WIB
Di sessi pertama ini diisi oleh Dra. Djauharah Bawazir,Psi.,M.Pd Mengenai konsep model Bunyan yang membahas tentang solusi permasalahan anak usia dini. Disini Ibu Djauharah memaparkan mengenai solusi permasalahan pendidikan anak usia dini melalui Model Sistem Pembelajaran Kreatif Imajinatif, Model Sistem Pendidikan Bunyan Model Sistem Pendidikan Bunyan terdiri atas Model Sistem Pendidikan interventif, yaitu pendidkan dalam keluarga dan Model Sistem Pembelajaran Kreatif Imajinatif yaitu pendidikan di sekolah. Pelaksanaan keduanya secara bersinergi, diharapkan dalam membentuk individu menjadi manusia seutuhnya berakhlak mulia, cerdas, dan kreatif imajinatif yang didukung oleh kedewasaan moral. memperhatikan kondisi masing-masing anak baik keadaan dirinya maupun kemampuan
Ciri-ciri Model Sistem Pembelajaran Kreatif Imajinatif yaitu :
1. Dilaksanakan dengan memadukan kurikulum, psikologi perkembangan anak dan konsep kreativitas
2. dengan imajinasi Ilaliah (lillah untuk Allah, Billah bersama Allah, dan Ilallah kepada Allah)
3. Mengembangkan fungsi otak kanan & otak kiri secara seimbang.
4. Mengembangkan kecerdasan spiritual, intelektual dan emosional
5. Memberikan sentuhan menyeluruh pada ranah kognisi, afeksi dan psikomotor.
6. Bermuatan Al Islam, meliputi akidah, ibadah & muamalah.
7. Menggunakan metode yang menyeluruh dari integrasi.
8. Mengembangkan potensi anak didik dan merangsang moral mereka untuk berkembang menjadi anak yang beriman, berilmu, terampil dan kreatif.
9. Membentuk generasi yang berahklak mulia, cerdas dan kreatif imajinatif.
Oleh karena itu perlu upaya kerjasama antara orangtua, guru dan masyarakat dalam mendidik anak.
· Orang tua perlu mendidik diri agar dapat memberikan pendidikan yang benar dan tepat kepada anaknya.
· Guru perlu mengkaji dan membenahi strategi pembelajaran yang dilakukan agar terjadi efektifitas dan kenyamanan belajar anak.
· Orang tua dan guru perlu bersinergi dalan melaksanakan pendidikan anak.
· Masyarakat perlu mengusahakan sarana dan fasilitas agar anak mendapat kesempatan untuk berkiprah dan berpartisipasi.
Session kedua
Pukul 13.30 – 15.30 WIB
Acara dilanjutkan ke session kedua yang diisi oleh Bu Farida Susantina,SP. Disini Ibu Farida menyampaikan materi mengenai “Penggunaan metode dan model Bunyan serta pembacaan kurikulum dan SKH (Satuan Kegiatan Harian)”. Disini Bu Farida menjelaskan mengenai pembuatan SKH (Satuan Kegiatan Harian), selain itu Ibu Farida juga menjelaskan mengenai metode dan media pembelajaran anak usia dini, meliputi : metode bercerita, bercakap-cakap, tanya jawab, karyawisata, demonstrasi, sosiodrama/bermain peran, eksperimen, proyek, pemberian tugas, dan bernyanyi.



